Apakah anda adalah penderita diabetes melitus yang sering bepergian jauh? Sudah mampukah anda mengontrol penyakit yang anda derita ketika melakukan perjalanan jauh? Sering kali penderita diabetes melitus mengalami kesulitan mengontrol penyakit yang dideritanya ketika melakukan perjalanan jauh. Karena memang ketika bepergian, ada banyak faktor negatif yang dapat mempengaruhi tingkat kestabilan kadar gula darah di dalam tubuh.

Beberapa macam faktor yang dapat memicu peningkatan dan juga penurunan kadar gula darah di dalam tubuh selama perjalanan jauh tersebut adalah seperti:

  • Pola makan yang menjadi tidak teratur sehingga kadar gula darah bisa saja meningkat maupun menurun secara drastis.
  • Tubuh mengalami kelelahan akibat lamanya perjalanan yang dapat memicu penurunan kadar gula darah hingga menyebabkan hipoglikemia.
  • Terlambat meminum obat maupun mendapatkan suntikan insulin sehingga membuat kadar glukosa meningkat atau menurun tak terkendali.

Melihat dari fakta tersebut, adakah solusi untuk penderita diabetes melitus agar tetap bisa mengontrol penyakit yang dideritanya selama melakukan perjalanan jauh? Baca solusinya di sini.

 

Solusi Menjaga Kesehatan Tubuh Penderita Diabetes Melitus yang Sering Bepergian

Menjaga Kesehatan TubuhUntuk anda yang memang mau tidak mau harus sering melakukan perjalanan jauh karena tuntutan pekerjaan, maka anda perlu menjalankan semua hal berikut ini agar penyakit diabetes melitus yang anda derita tidak semakin parah:

  • Bawalah selalu obat tradisional gula darah kering dan suntikan insulin lebih banyak dari lama waktu anda bepergian. Karena ada kemungkinan anda tidak bisa kembali sesuai dengan jadwal yang anda sudah rencanakan.
  • Simpan obat-obatan dan juga insulin dalam tempat yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Jangan letakkan obat maupun suntikan insulin di dashboard
  • Bawalah bekal seperti roti gandum ketika anda melakukan perjalanan jauh. Karena ada kemungkinan anda akan mengalami hipoglikemia karena kelelahan. Ketika gejala hipoglikemia mulai anda rasakan, segera makan roti gandum tersebut.
  • Jagalah pola makan anda seperti ketika anda berada di rumah. Pastikan untuk tidak memakan makanan yang menjadi pantangan bagi penderita diabetes melitus.
  • Jika anda bepergian ke daerah yang berbeda zona waktu, maka jangan lupa untuk mengatur ulang kapan anda harus meminum obat dan mendapatkan suntikan insulin sesuai dengan waktu setempat.
  • Meskipun sedang bepergian, sebaiknya anda tidak melupakan untuk berolahraga. Jika anda menginap di hotel yang memiliki fasilitas fitness center, luangkan waktu setidaknya 30 menit untuk berolahraga ringan. Jika tidak ada fitness center, anda bisa berjalan-jalan di sekitar hotel.
  • Kesehatan kaki juga perlu anda perhatikan selama bepergian apalagi jika anda sering mengenakan sepatu. Karena kaki yang lembab dapat memicu luka diabetes melitus di bagian kaki.

Dengan disiplin melakukan semua hal tersebut, maka resiko untuk mengalami masalah akibat penyakit diabetes melitus selama anda bepergian sangatlah kecil. Namun jika sampai anda merasakan gejala adanya peningkatan atau penurunan gula darah, jangan tunda terlalu lama. Segera datang ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.