Apakah Obesitas Memang Salah Satu Penyebab Terjadinya Diabetes?

Posted by in Rawan Terkena Diabetes

Ada cukup banyak penyebab terjadinya diabetes. Sayangnya, kebanyakan orang hanya mengetahui bahwa penyebab penyakit DM karena faktor genetik saja. Padahal, faktor genetik hanyalah salah satu faktor pemicu penyakit DM. Penyebab penyakit diabetes melitus lain yang juga perlu diwaspadai adalah obesitas atau kelebihan berat badan. Lalu apa hubungan penyakit diabetes melitus dengan obesitas? Apa yang harus kita lakukan untuk mencegah penyakit diabetes melitus tersebut? Pelajari selengkapnya mengenai obesitas dan penyakit diabetes melitus tersebut di artikel ini. Mengapa Obesitas Tingkatkan Resiko Munculnya Penyakit Diabetes Obesitas atau kelebihan berat badan memang adalah salah satu penyebab terjadinya diabetes yang perlu anda waspadai. Berbeda dengan faktor genetik yang tidak dimiliki oleh semua orang, obesitas bisa dikatakan sebagai salah satu kondisi sering dialami oleh orang-orang yang hidup di era modern. Apa hubungan antara obesitas dengan penyakit diabetes melitus? Perlu anda ketahui bahwa ketika seseorang mengalami kondisi obesitas atau kelebihan berat badan, maka akan terjadi masalah ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh. Ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh akan membuat hormon insulin tidak dapat bekerja secara maksimal dalam menghantarkan glukosa yang ada di dalam darah. Selain itu, obesitas juga memicu penurunan sensitifitas reseptor sel karena tertutup oleh lemak. Kondisi ini juga akan membuat hormon insulin tidak dapat menyalurkan glukosa ke setiap sel di dalam tubuh secara maksimal. Solusi Mengatasi Obesitas Sebagai Penyebab Terjadinya Diabetes Obesitas memang adalah salah satu penyebab terjadinya diabetes melitus. Itulah mengapa anda yang ingin mencegah penyakit DM sangat disarankan untuk menjaga kestabilan berat badan. Menjaga kestabilan berat badan sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Berikut ini adalah beberapa cara menjaga kestabilan berat badan: Melakukan olahraga secara rutin. Menjaga pola makan dan tidak lagi mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak jahat. Bila anda mampu melakukan hal-hal tersebut secara disiplin, maka anda sudah bisa mengurangi satu faktor pemicu penyakit diabetes...

Read More

Fakta Terkini: Penyebab Utama Diabetes Melitus Bukanlah Karena Faktor Keturunan Saja

Posted by in Rawan Terkena Diabetes

Faktor keturunan memang selama ini sering dianggap sebagai penyebab utama diabetes melitus. Namun semakin lama, banyak orang yang tidak memiliki faktor keturunan penderita DM juga bisa menderita penyakit tersebut. Setelah dilakukan penelitian lebih detail, ternyata memang ada cukup banyak faktor penyebab munculnya penyakit diabetes melitus selain faktor keturunan. Lebih parahnya lagi, penelitian tersebut juga menyatakan bahwa faktor keturunan sudah bukan termasuk sebagai faktor penyebab utama diabetes melitus. Karena dari sekian banyak penderita diabetes melitus baru, hanya ada 5% hingga 10% yang menderita akibat faktor keturunan. Kebanyakan orang saat ini menderita penyakit diabetes melitus disebabkan karena penggunaan pola hidup yang tidak sehat. Penelitian tersebut juga menunjukkan beberapa kebiasaan dari pola hidup yang tidak sehat penyebab utama diabetes melitus saat ini. Salah satu solusi untuk bisa mencegah menderita penyakit diabetes melitus adalah dengan mengurangi beberapa kebiasaan buruk tersebut. Pelajari apa saja kebiasaan buruk yang menjadi penyebab utama diabetes melitus tersebut di artikel ini jika anda ingin memperkecil kemungkinan menderita penyakit diabetes melitus. 5 Macam Kebiasaan Penyebab Utama Diabetes yang Patut Dihindari Apakah anda ingin mengurangi resiko menderita penyakit diabetes melitus? Pastikan anda menghindari beberapa kebiasaan buruk yang menjadi penyebab utama diabetes melitus berikut ini:     • Mengalami stres berat Tuntutan pekerjaan yang berat memang biasanya menjadi pemicu seseorang mengalami stres berat. Stres berat ternyata juga berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Salah satu akibatnya adalah meningkatnya resiko untuk menderita penyakit diabetes melitus. Karena ternyata, stres dapat mempengaruhi produksi hormon di dalam tubuh. Stres akan membuat tubuh mengalami ketidakseimbangan hormon. Hal ini sangat berbahaya karena kadar gula darah bisa meningkat tak terkendali ketika tubuh anda kekurangan hormon insulin. • Sering kurang tidur Kurang tidur juga berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Karena kebiasaan kurang tidur tersebut dapat mempengaruhi kinerja dari banyak organ di dalam tubuh. Beberapa organ penting di dalam tubuh bisa saja mengalami penurunan fungsi ketika tubuh kurang istirahat. Jika sampai organ pankreas yang mengalami masalah tersebut, maka dapat dipastikan kadar gula darah di dalam tubuh bisa meningkat sebagai efeknya. • Jarang berolahraga Anda masih malas berolahraga? Sebaiknya mulailah rutin berolahraga. Karena tubuh yang jarang digunakan untuk bergerak dapat memicu munculnya masalah obesitas. Obesitas bukanlah masalah biasa karena jika dibiarkan masalah tersebut berpotensi tinggi memicu munculnya penyakit kencing manis atau diabetes melitus. • Sering meminum teh dan juga kopi Penelitian telah membuktikan bahwa kebanyakan orang yang sering meminum teh maupun kopi lebih berpotensi untuk menderita penyakit kencing manis. Hal tersebut terjadi karena gula pasir yang digunakan sebagai pemanis teh maupun kopi bukanlah jenis pemanis yang baik. Terlalu banyak menggunakan gula pasir dapat membuat gula darah meningkat drastis. • Kurang vitamin D Vitamin D memang terkenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang. Namun ternyata, vitamin D juga sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit diabetes melitus....

Read More

Hati-Hatilah Dengan Kebiasaan Sehari-Hari Penyebab Diabetes Melitus Ini

Posted by in Rawan Terkena Diabetes

Jangan anggap bahwa penyebab diabetes melitus hanyalah karena faktor keturunan saja. Dari penelitian terbaru, ditemukan bahwa ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang juga menjadi pemicu munculnya penyakit diabetes melitus. Melihat fakta terbaru tersebut, semakin terbukti bahwa sebenarnya semua orang memiliki potensi yang sama untuk menderita penyakit diabetes melitus. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan remehkan penyakit diabetes melitus. Karena andapun bisa menjadi salah satu penderita penyakit tersebut. Untuk anda yang tidak ingin menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya anda mulai mengurangi beberapa kebiasaan buruk yang dinyatakan sebagai penyebab diabetes melitus. Anda bisa mempelajari apa saja kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan resiko munculnya penyakit diabetes tersebut di artikel ini. 6 Kebiasaan yang Menjadi Penyebab Diabetes Melitus Ada beberapa macam kebiasaan yang memang dapat menjadi penyebab diabetes melitus. Jika anda ingin mengurangi resiko menjadi penderita diabetes melitus, sebaiknya anda mulai mengurangi melakukan beberapa kebiasaan berikut ini: • Kurang tidur Ngobrol dengan teman atau bekerja lembur sampai larut malam sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang saat ini. Kurang tidur adalah salah satu kebiasaan yang dapat meningkatkan resiko seseorang untuk menderita penyakit diabetes melitus. Dari hasil penelitian, orang yang kurang tidur memang beresiko besar untuk menderita diabetes. Semua dikarenakan efek dari kurang tidur dapat menurunkan fungsi organ-organ penting di dalam tubuh. Salah satu organ yang bisa mengalami penurunan fungsi dan bahkan mengalami disfungsi adalah organ pankreas. • Suka meminum minuman bersoda Apakah anda suka meminum minuman yang mengandung soda? Mulai sekarang, sebaiknya kurangi atau jika bisa jangan meminum minuman yang mengandung soda. Karena mayoritas minuman bersoda menggunakan pemanis yang sangat berbahaya. Pemanis yang digunakan di dalam minuman bersoda terbukti buruk bagi kesehatan. Terlalu sering meminum minuman bersoda dapat meningkatkan gula darah dan mengakibatkan munculnya penyakit diabetes melitus. • Jarang berolahraga Kebanyakan orang saat ini sering meremehkan manfaat dari berolahraga. Semakin sedikit orang yang mau rutin berolahraga. Padahal, kurang berolahraga juga sangat membahayakan kesehatan tubuh. Orang yang jarang berolahraga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita penyakit diabetes. Hal tersebut dikarenakan tubuh yang jarang digunakan untuk berolahraga akan memicu penumpukan lemak dan menyebabkan obesitas. • Sering minum teh dan juga kopi Minum teh dan kopi sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Memang meminum kopi maupun teh tidak Nampak sebagai kebiasaan yang berpotensi meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit diabetes melitus. Namun jika dilihat lebih seksama, pemanis yang digunakan di dalam kopi dan teh tersebut adalah yang meningkatkan resiko seseorang menjadi penderita diabetes. Gula pasir memang adalah pemanis yang sebaiknya tidak digunakan terlalu sering. Karena memang gula pasir adalah pemanis yang dapat meningkatkan gula darah. • Sering memakan makanan berlemak Makanan yang mengandung lemak jahat ternyata juga sangat berbahaya dikonsumsi terus menerus. Makanan tersebut dapat meningkatkan penumpukan lemak di dalam tubuh. Ketika ada cukup banyak lemak di dalam tubuh, maka kemungkinan anda...

Read More

Sebesar Apakah Faktor Resiko Diabetes Bagi Orang Indonesia?

Posted by in Rawan Terkena Diabetes

Apakah orang Indonesia memiliki faktor resiko diabetes yang lebih besar dari suku dari negara lain? ya, memang suku dan ras di benua Asia sangat rentan menderita penyakit diabetes melitus. Sebenarnya memang penyakit diabetes melitus bisa menyerang siapa saja. Namun beberapa ras dan suku tertentu memang memiliki resiko yang lebih besar untuk menderita penyakit tersebut. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa ras-ras di benua Asia seperti Indonesia, China, Filipina, Jepang, Korea, India, dan juga Vietnam memiliki resiko yang lebih besar untuk menderita penyakit diabetes melitus tipe 2. Sedangkan penyakit diabetes melitus tipe 1 lebih sering diderita oleh orang-orang yang berasal dari Finlandia. Kurang lebih 40% penduduk Finlandia menderita penyakit diabetes melitus tipe 1. Apakah anda ingin mengetahui mengapa suku dan ras yang berada di benua Asia lebih rentan menderita penyakit diabetes melitus tipe 2 tersebut? Apa saja sebenarnya faktor resiko diabetes yang dimiliki oleh ras di benua Asia? Anda bisa menemukan jawabannya di sini. Faktor Resiko Diabetes Melitus yang Sering Dimiliki Oleh Ras Asia Mengapa mayoritas penderita penyakit diabetes melitus di benua Asia menderita penyakit DM tipe 2? Apa saja faktor resiko diabetes melitus tipe 2 yang dimiliki oleh ras Asia? Berikut ini adalah beberapa faktor resiko diabetes melitus tipe 2 yang kebanyakan dimiliki oleh ras di benua Asia:   • Hipertensi Cukup banyak ras Asia terutama penduduk Indonesia yang menderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Padahal, penyakit tersebut merupakan satu faktor pemicu penyakit diabetes melitus. Karena penyakit tekanan darah tinggi tersebut dapat mempersulit insulin menyebarkan glukosa ke seluruh sel yang ada di dalam tubuh. • Kolesterol Selain penyakit hipertensi, banyak sekali penduduk Indonesia yang juga menderita penyakit kolesterol. Penyakit kolesterol yang tidak secepatnya diatasi juga dapat memicu munculnya penyakit diabetes melitus. Karena kandungan lemak yang menumpuk di dalam tubuh juga akan menghambat kinerja insulin dalam menyebarkan glukosa. Perlu anda ketahui juga bahwa penumpukan lemak dan juga diabetes melitus bisa menyebabkan berbagai macam penyakit berbahaya lainnya seperti jantung, stroke, dan masalah pada pembuluh darah. • Obesitas Kelebihan berat badan memang adalah satu masalah yang cukup banyak dijumpai di Indonesia. Namun taukah anda bahwa masalah tersebut merupakan salah satu faktor resiko diabetes melitus? Obesitas akan menyebabkan adanya penumpukan lemak di dalam tubuh. Lemak tersebut akan membuat insulin kesulitan menyebarkan glukosa. Akhirnya mau tidak mau akan terjadi penumpukan gula di dalam darah dan juga penumpukan lemak. Jika dibiarkan, akan muncul penyakit lain yang juga tidak kalah berbahayanya dari penyakit diabetes melitus. Karena orang Indonesia memang memiliki cukup banyak faktor resiko diabetes melitus, maka sebaiknya mulai sekarang kita harus lebih waspada dan juga mulai menjaga kesehatan tubuh...

Read More

Mengapa Gejala Gula Darah Tinggi Perlu Diwaspadai?

Posted by in Rawan Terkena Diabetes

Sebenarnya mengapa anda harus waspada dengan beberapa gejala gula darah tinggi? Alasannya adalah karena gejala-gejala tersebut adalah satu tanda bahwa tubuh anda berisiko tinggi untuk menderita penyakit diabetes melitus. Tentu saja tidak ada satupun dari anda yang ingin menderita penyakit diabetes melitus. Penyakit tersebut sangatlah berbahaya dan sudah banyak menelan korban. Sebenarnya penyakit diabetes melitus bisa dicegah. Salah satu cara pencegahannya adalah dengan obat penyakit gula kering tradisional dan waspada pada beberapa gejala gula darah tinggi tersebut. Karena pada umumnya, penyakit tersebut muncul karena kadar gula di dalam tubuh anda tinggi. Mau tau apa saja gejala yang sering dirasakan oleh orang-orang yang memiliki kadar gula tinggi? Jika anda penasaran, anda bisa membaca mengenai apa saja gejalanya di sini. Macam Gejala Gula Darah Tinggi Dari hasil penelitian, akhirnya ditemukan beberapa macam gejala gula darah tinggi yang sering dirasakan oleh penderita penyakit diabetes melitus. Berikut ini merupakan beberapa gejala yang sering dirasakan oleh mereka yang menderita hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi: • Sering merasa haus • Sering buang air kecil • Berat badan mengalami penurunan dan sebabnya sama sekali tidak diketahui • Pandangan mata menjadi kabur Semua gejala tersebut merupakan pertanda bahwa kadar gula di dalam darah anda cukup tinggi. Apakah sudah ada salah satu gejala yang mulai sering anda rasakan? Jika anda sudah mulai merasakan salah satu dari gejala gula darah tinggi tersebut, maka kami sarankan anda untuk mulai mengatasinya sebelum terlambat. Namun jika anda belum merasakan satupun gejala tersebut, anda jangan bersenang hati terlebih dahulu. Karena anda belum bisa dikatakan terbebas dari penyakit diabetes melitus. Mengapa seseorang yang tidak merasakan gejala apapun belum bisa dikatakan bebas dari penyakit diabetes melitus? Semua itu dikarenakan hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa penyakit diabetes melitus bisa menyerang siapa saja dan bahkan tanpa menunjukkan gejala apapun. Oleh sebab itu, penyakit diabetes melitus juga sering disebut dengan silent killer. Namun jangan khawatir karena anda masih bisa mencegah penyakit tersebut. Untuk mencegahnya, anda perlu waspada dengan beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko kemunculan penyakit diabetes melitus. Faktor yang Bisa Meningkatkan Resiko Seseorang Sebagai Penderita Penyakit Diabetes Melitus Meskipun penyakit diabetes melitus bisa menyerang tanpa menunjukkan gejala apapun, anda masih bisa mencegahnya. Selain sebisa mungkin mencegah agar jangan sampai mengalami gejala gula darah tinggi, kami juga menyarankan anda untuk mengurangi beberapa faktor yang menjadi risiko kemunculan penyakit diabetes. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang menderita penyakit diabetes melitus: • Faktor usia • Faktor berat badan • Sudah menderita penyakit hipertensi • Sudah menderita penyakit kolesterol Jika anda memiliki salah satu dari beberapa faktor tersebut, maka mulailah untuk lebih waspada. Selain terus waspada dengan gejala gula darah tinggi dan juga faktor yang dapat meningkatkan risiko kemunculan penyakit diabetes, kami juga menyarankan anda untuk mulai...

Read More
error: Content is protected !!