3 Macam Tipe Diabetes Melitus yang Perlu Dicegah

Posted by in Jenis DM

Penderita DM memang semakin lama semakin bertambah, namun sayangnya, masih sedikit orang yang memiliki pengetahuan mengenai apa saja tipe diabetes melitus. Padahal, untuk mencegah dan juga mengatasi penyakit DM membutuhkan metode yang berbeda-beda untuk setiap jenis DM yang diderita.   Beragam Tipe Diabetes Melitus Secara umum, tipe penyakit diabetes melitus dibedakan menurut penyebab, berbagai macam jenis masalahnya, dan juga metode penanganannya. Ada 3 macam tipe penyakit diabetes melitus yang sebaiknya diwaspadai. Ketiga jenis penyakit DM tersebut adalah DM tipe 1, DM tipe 2, dan juga DM gestasional. Orang awam biasanya menganggap bahwa mayoritas penderita diabetes adalah penderita DM tipe 1 yang disebabkan oleh faktor keturunan. Padahal faktanya penderita DM kebanyakan menderita DM tipe 2. Sebuah penelitian telah memastikan bahwa 90% orang penderita DM adalah penderita DM tipe 2.   Penjelasan Mengenai DM Tipe 1 Tipe diabetes melitus yang umum dikenal oleh banyak orang adalah diabetes melitus tipe 1. Penyakit DM tipe 1 ini muncul sebagai akibat adanya kerusakan organ pankreas. Akibat dari kerusakan organ pankreas, maka tubuh tidak memiliki cukup hormon insulin untuk menyalurkan glukosa di dalam darah ke seluruh sel di dalam tubuh. Ketika glukosa tidak dapat disalurkan untuk dirubah menjadi energi, maka glukosa hanya dibiarkan mengendap di dalam darah. Akibatnya, dalam waktu yang cukup lama, kadar glukosa di dalam darah meningkat dan menyebabkan munculnya penyakit diabetes melitus. Penderita DM tipe 1 ini harus bergantung pada insulin buatan untuk menjaga agar kadar gula darah tetap stabil. Siapa saja bisa menderita penyakit DM tipe 1 ini baik tua, muda, pria, maupun wanita. Namun demikian, kebanyakan penderita DM tipe 1 ini masih berusia sangat muda hingga remaja. Ada beberapa faktor yang dapat memicu kemunculan penyakit DM tipe 1 ini. Inilah beberapa faktor yang sebaiknya diwaspadai: Memiliki faktor genetik penderita diabetes melitus. Mengalami gangguan pada sistem imun di dalam tubuh. Kekurangan nutrisi. Serangan virus tertentu yang merusak organ pankreas. Di Indonesia sendiri, penderita penyakit DM tipe 1 ini sekitar 2% hingga 3% dari total seluruh penderita diabetes melitus.   Penjelasan Mengenai DM Tipe 2 Jika DM tipe 1 muncul akibat kerusakan pada organ pankreas, DM tipe 2 adalah tipe penyakit diabetes melitus yang muncul akibat gaya hidup yang tidak sehat. Penderita DM tipe 2 ini tidak memiliki masalah apapun pada organ pankreas. Sehingga hormon insulin dapat diproduksi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun masalahnya adalah karena sel di dalam tubuh mengalami masalah resistensi atau tidak peka dengan hormon insulin lagi. Karena masalah tersebut, maka hormon insulinpun tidak dapat menyalurkan glukosa ke sel-sel di dalam tubuh. Penderita DM tipe 2 pun sebenarnya bisa saja mengalami kerusakan organ pankreas. Hal tersebut bisa terjadi jika masalah kepekaan sel di dalam tubuh untuk menerima insulin tidak segera diatasi. Tubuh akan terus memproduksi lebih...

Read More

Jenis Diabetes Mellitus – Inilah yang Sering Tidak Diketahui

Posted by in Jenis DM

Jenis diabetes mellitus memang masih jarang diketahui oleh kebanyakan orang. Padahal mengetahui apa saja jenis penyakit tersebut sangat penting. Karena setiap jenisnya memiliki cara penanganan yang berbeda-beda. Jika anda sangat ingin mencegah penyakit diabetes melitus, maka kami sarankan anda untuk mengawalinya dengan obat penyakit kencing manis kering dan mengetahui terlebih dahulu apa saja jenis diabetes mellitus tersebut. Untuk anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai berbagai macam jenis penyakit diabetes melitus, di sini kami akan membahasnya secara lengkap. 4 Macam Jenis Diabetes Mellitus Dari hasil penelitian ditemukan bahwa setidaknya ada 4 macam jenis diabetes mellitus yang perlu diwaspadai. Berikut ini merupakan 4 macam jenis penyakit diabetes melitus tersebut: Diabetes melitus tipe 1 Jenis penyakit diabetes melitus yang pertama adalah DM tipe 1. DM tipe 1 ini bisa dikatakan salah satu jenis DM yang berbahaya. Karena penyakit ini terjadi disebabkan kerusakan organ pankreas. Tidak mudah untuk mengatasi penyakit DM tipe 1 ini. Karena penyakit DM tipe 1 ini bisa dikatakan sebagai penyakit yang permanen. Penderita penyakit DM tipe 1 ini kebanyakan anak-anak dan juga orang dewasa yang berumur kurang dari 30 tahun. Penderita DM tipe 1 harus selalu rutin mendapatkan suntikan hormon insulin untuk mencegah penyakit semakin memburuk. Semua itu dikarenakan organ pankreas sudah tidak dapat lagi memproduksi hormon insulin. Diabetes melitus tipe 2 Jenis diabetes mellitus yang kedua adalah DM tipe 2. DM tipe 2 ini adalah jenis penyakit diabetes melitus yang paling banyak diderita orang. Penyakit ini kebanyakan menyerang orang dewasa berumur lebih dari 30 tahun dan juga lansia. Penyebab utama penyakit ini adalah gaya hidup yang salah. Karena itu, salah satu cara mengatasi penyakit ini adalah mulai menggunakan gaya hidup sehat. Rajin berolahraga dan mengatur pola makan adalah jalan untuk lepas dari penyakit DM tipe 2 ini. Diabetes melitus gestasional Wanita hamil juga bisa menderita penyakit diabetes melitus. Karena kemungkinan besar seorang wanita yang sedang hamil juga akan mengalami kelebihan berat badan. Namun demikian, penyakit diabetes melitus gestasional ini jauh lebih mudah diatasi dibandingkan dengan jenis diabetes mellitus lainnya. Karena biasanya setelah melahirkan, kadar gula darah akan kembali normal jika penderita rutin melakukan olahraga dan menjaga pola makannya kembali. Diabetes melitus sekunder Selain DM tipe 1, diabetes melitus sekunder juga merupakan jenis diabetes mellitus yang berbahaya. Karena penyakit DM jenis ini biasa muncul dikarenakan adanya penyakit lain. Beberapa penyakit yang memicu kemunculan penyakit DM tipe ini adalah penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan juga kolesterol. Penderita penyakit diabetes melitus sekunder ini sering tidak tertolong karena terlambat menyadari kemunculan penyakit DM. Hal itu dikarenakan penyakit DM ini sering tidak menunjukkan gejala...

Read More
error: Content is protected !!